Selasa, 27 November 2012

Mereka Adalah orang-orang Yang Hebat

Dalam perjalanan saya menuju kampus pag-pagi di jalan, saya melihat hal yang sebenarnya sudah lama menimbulkan banyak pertanyaan di pikiran saya. Ketika dijalan, saya sering melihat ibu-ibu yang sudah tuarenta, bahkan ada yang jalannya pun sudah tertaih menggendong keranjang berisi sayuran dan berjalan menyusuru rumah mewah perkotaan. Bapak-bapak pengangkut sampah yang dengan sisa-sisa tenaganya menggeledek gerobak sampah. Kakek-kakek dengan sepeda reyotnya dan keranjang di belakangnya bersepeda terseok-seok menyusuri jalan untuk menjual gorengan dan masih banyak lagi hal-hal yang menimbulkan pertanyaan dalam benak saya " Ya allah Bagaimana mereka bisa bertahan?".Mungkin  saya memang terlalu naif, melihat mereka dari luar, dari apa yang saya lihat di luar. Sejujurnya saya malu pada diri saya sendiri. Mereka yang saya lihat dengan keadaannya yang mungkin terbatas baik dalam hal fisik dan kemampuan masih tetap bisa berjuang, bekerja keras dalam hidupnya. Tapi saya??? begitu memalukan, jiwa dan raga yang muda ini justru masih belum bisa berbuat apa-apa.
Selanjutnya ketika di kampus, saya melihat mengaakan para dosen dengan berbagai karakteristiknya baik dalam hal sifat, penampilan, dan gaya hidupnya yang sangat kontras dengan kehidupan mereka yang saya lihat ketika berangkat kuliah tadi. Sering kali saya bingung. Sebenarnya apa yang membuat perbedaan kontras anatara mereka yang saya lihat ketika berangkat kuliah dengan mereka yang saya lihat ketika sudah berada di kampus. Apa yang mereka dapatkan merupakan nasib atau sebuah pilihan yang telah mereka pilih di masa lalu??? Jika orang bijak pernah mengatakan bila " kehidupan kita saat ini adalah akibat dari pilihan kita di masa lalu." selanjutnya ada hadist seingat saya mengatakan " jika Allah tidak akan mengnah nasib suatu kaum apabila mereka tak mengubahnya sendiri." Nah lhooo say jadi bingung, jadi yang menentukan berhasil tidaknya kita itmemnagsudah nasib atau kita masih bisa merubahnya. Soalnya saya sering mendengar orang bilang gini " yah emang udah nasib" trus lagi " banyak orang pintar tapi mereka kalah ma orang untung",,, ciyyuusss miapaaa???
ahhh,,,yang penting sekarang usaha dulu deh,,,mereka orang=orang di atas adalah orang-orang yang hebat pokonya...

Sabtu, 24 November 2012

Mendengar, Melihat, dan Belajar

Selamat malam sahabat-sahabatku. Malam minggu ni daripada galau karena long distance saya mau sedikit menggoreskan tinta tentang apa yang saya pikirkan saya saat ini. kenapa saya mengambil tema melihat, mendengar, dan belajar??? yuuk kita mulai...!!!
yup, sebagai pembukaan mari kita merenung, apakah kita telah bisa menjadi manusia yang bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Tuhan kepada kita? Dari udara yang dapat kita hirup dengan gratis, kerja sistem organ kita yanag apabila ada salah satu yang terganggu bisa memuat kita sakit, anggota tubuh kita dan masih begitu bayaj lagi nikmat Tuhan yang sering kali kita terlalu mersa sibuk dengan urusan dunia sehingga kita lalai untuk mensyukurinya. Padahal jelas kita sebagai manusia adalah makhluk yang paling tinggi kedudukannya di muka bumi ini bila dibandingkan dengan makhluk-makhluk Tuhan lainnya. Lalu pelajaran apa yang kita peroleh dari kehidupan kita dimulai dari kta lahir-saat ini???
tidak sadarkah kita, saat kita terlahir di dunia ini maka jendela ilmu telah terbuka lebar untuk kita. 
Pada saat kita maasih dalam kandungan ibu kita, kita telah bisa mendengar apa yang ada di dunia luar. Sebagai bukti para ilmuan pun telah meniliti salah satunya untuk meningkatkan kecerdasan otak anak dapat dilatih dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat suci al-qur'an atau juga musik klasik. Selanjutnya saat kita telah terlahir di dunia kita yang oleh Tuhan alhamdulillah diberikan kemampuan penglihatan dapat melihat begitu bayak hal-hal baru yng dengan itu kita dapat memperoleh ilmu. Lalu apakah kita pernah mensyukuri atau paling tidak sadar akan nikmya Tuhan yang tak terhingga tersebut?
So, disini saya punya pemikiran, jadi dengan mendengar dan melihat kita telah melakukan suatu kegiatan yng disebut " Belajar " yang memiliki salah satu arti dari yang tidak tau menjadi tau.
Nah,,, sebagai contoh saya mau sedikit curhat hohoho
dari sini saya belajar, ternyata begini lho hidup. Kalau brgini ntar jadinya ini, kalau brgitu jadinya seperti itu. Setiap perbuatan kita ada konsekuensinya. Saya mendengar bla bla bla,,ooo iya,,dan saya belajar dari itu. Selanjutnya saya mendegar lagi bla bla bla,,,lhoo ternyata begitu,,ooo jadi tenyata begitu dan saya belajar lagi. Kemudian saya melihat itu dan saya menjadi tahu, akhirnya saya belajar lagi. waawww subhanallahh,,,begitu banyak sekali hal yang saya dapat hanya dengan nikmat Tuhan yang mengijinkan saya untuk mendengar dan melihat. Padahal itu baru nikmta mendengar dan melihat, belum nikmat-nikmat lainnya. Namun sering sekali saya tidak mensyukuri nikmat itu,
Lalu,, bagaimana dengan kamu sobat???

Sabtu, 17 November 2012

Kepada siapa

Dalam kegundahan akan masa depan yang belum saya ketahui,,,saya mencoba meggoreskan tinta-tinta suara hati kecil saya. Apa yang saya rasakan saat ini,sebagai seorang mahsiswi yang selama ini masih mengalamai kebingungana akan sebuah tujuan yang akan saya inginkan dalam kehidupan di dunia ini. Begitu banyak mimpi yang saat pahat dalam hati dan pikiran saya. Namun sampai detik ini saya masih sanksi dengan semua it. Apakah semua itu akan dapat terwujud. Nah ini adalah pertanda keyakinan saya mulai melemah. Seharusnya saya tidak boleh seperti ini, karena kelemahan ini jika tidak segera saya atasi akan menjadi mipi buruk yang menghancurkan mimpi=mimpi idah saya yang begitu banyaj saya ukir. Sekarang permasalahannya adalah hungga saat ini, sia saya telah menginjak kepala ddua namun, ternyata saya massih merasa bingung akan tujuan yang ingin saya raih. Apakah mimpi dan tujuan bisa dikatakan sebagai suatu hal yang sama? Ataukah memang keduanya berbeda. ahh,,,begitu dilema ketika saya memikirkan masa depan saya. Jika secara agama kehidupan telah di atur oleh Tuhan Yang Maha Esa dn semua yang terjadi pada kita tidak lain adalah kehendaknya saya meyakini hal tersebut. namuninginsaya tidak terlena dan pasarah, saya ingin memperjuangkan apa yang saya inginkan dan saya impikan " Bukankah Tuhan tidak akan menguah nasib suatu hamba jika dia tidakmengubahyasendir?"
saya memiliki begitu banyak impian,namun sampai saat ini saya masih merasa bingung bagaimana saya harus melangkah untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu. Langkah awal apa yangseharusnya saya lakukan. Mencari ilmu??? Ya memang suatu hal tidak akan berjalan dengan baik atau bahkan gagal jika kita tidak melaksanakannya dengan menggunakan ilmu. Selanjutnya bagaimana?? Satya rasa hampir13 tahun ini saya telah menghabiskan waktu saya yang bisa dikatakan dengan tujuan mencari ilmu. lalu, apa yang saya dapatkasn selama waktu sekian itu?? ahhh,,,saya amat merasa malu pada diri sendiri. melihat kondisi saya sekarang ini yang belumbisa membuat perubahan ataupun juga bukti nyata dari hasil saya mencari ilmu sekian tahun ini. Lalu apa yangharus saya lakukan??? Kepada siapa saya harus menyetorkan beribu pertanyaan saya ini??? Adakah seseorang yang bisa menjawab semua pertanyaan  ini???
Tuhan, jangan biarkan saya menjadi pribadi yang lemah. Jdikanlah diri saya sebagai pribadi yang kuat dan sabar dalam menjalani setiap jengkal perjalanan hidup saya. Jangan biarkan saya menjadi pribadi yang lemah layknya ketika saya hidup di tahun-tahun yang lalu.
Pengalaman hidup dalam sebuah keluarga yang penuh dengan problematika yang terus berlarut-larut dari saya kecil hingga dewas telah menenmpa mental saya untuk lebih semangat dalam emnjalani hidup ini. saya merasa bahwa hidup saya memangsangat berat, namun ternyata tidak. Dalam jalan yang saya telusuri sendiri selepas kepergian ibu saya tercinta, saya melihat begitu banyak kejadian yang membuat saya tercengang. dan ternyata di luar sanan masihlah sangat banyak orang yang jauh menderita dn berat bebab hiduonya daripada saya.
Sedikit saya cerita apa yang saya lihat adalah ketika saya menonto acara sebuah stasiun televisi yang menceritakan kehidupan orang=orang bawah. Astghfirullah, betapa sering saya tidak mensyukuri segala nikmat yang tela ada pada diri saya. Saya masih sering mengeluh san merasa iri terhadap milik orang lain. Selanjtnya dalam perjalan saya merenungkan bagaimana mereke tetap bisa bertahan dalam hidup yang seperti itu??? Saat ini mugkin pandanag saya masih begitu picik, yang hanya melihat mereka dari sisi duniawi yang menipu. Orang yang bekerja dengan penghasilan biasa dikatak kurang, saya selalu berpikir bagaimana mereka terlihat tenag dan baghagia dalam menjalani kehidupan sussa itu??? kakek dan nenek renta yang berjalan tertatih untuk mencari sesuatu untuk menghidupi hdunya saat itu dan juga oarng-orang jalanan dengan keranya kehidupan mereka, saya selalu bertanya bagaimana mereka bisa??? Lalu, bagaimana dengan diri saya besok.Saya tidak ingin semua ilmu yang saya memiliki tidak berguna sama sekali. saya ingin semua yang saya miliki dapat memberikan manfaat bagi saya, keluarga dan juga orang lain. Namun, seperti yang saya katakan tadi, saya masih bingung bagaimana saya harus memulai melangkahkan kaki saya untuk mewujudkan semua itu??? Kepada siapa saya harus bertanya??? tplong saya, bantu sya, janganbiarkan saya terlalu lama berda dalam kondisi ini.

Minggu, 04 November 2012

Mimpi Adalah Kunci

haloooo,,,teman-temanku yang baik dan berbahagia hatinya
mari kita bermimpi,,,
bila nidji bilang "mimpi adalah kunci untuk kita menklukkan dunia" maka ayok kita banyak bermimpi,,,tentunya bukan sekedar mimpi kosong yang nantinya tidak berbuah apapun, melainkan mimpi yang dengan mimpi tersebut kita bisa menjadi lebih bersemangat untuk menggapai mimpi tersebut. Ehmmm,,,,punya mimpi apa yaaa,,, boleh tulis sebanyak-banyaknya kan???? okelahhh mari kita list mimpi/cita2/keinginan kita :)
cum kita mulai ipin,,, sedikit share dari mimpi2ku dulu yaaa,,ehmmm,,,
  1. pertama, aku punya mimpi menjadi pedagang  yang sukses, manfaat, barokah,,,knp??? yaaa,,,pengen aja,,kan rosulullah dulu juga pedagang,,,ikuti jejak beliau yaa,,,ehmmm,,,,aku kepingin jadi pedagang pulsa,punya conter yang sukses, trus pengen jadi pedangan grosir dan eceran sembako dan makanan2 ringan, truss pengen jadi pedagang gabah aliyas jadi juragan gabah xiixixi,,trus mau jadi pedagang apa lagi yaaaa,,ehmmmmau jadi pedangan ayam,,baik daging maupun telurnya,,,aliyas jadi jragan pitek heheh
  2. kedua, aku punya mimpi menjadi jadi guru SD,,,dan bukan cuma guru SD biasa,,,tapi guru Sd profesional yang mampu membawa peserta didiknya menjadi generasi penerus yang berkualitas dalam halintelektual dan juga moral,,,knp??? yaaa,,,secara basicnya aja aku kuliah di pendidikan keguruan n jurusan PGSD gtoooo,,,
  3. ketiga, aku ounya mimpi mau jadi dosen pendidikan yang berhubungan dengan psikolog anak teutama. kenapa??? jawabannya karena aku memang tertarik pada hal-halyang berhubungan dengan psikologis,terutama pada anak,,,nah apalagi aku kan jurusannya kependidikan,,jadi dalam pelaksanaan pendidikan itu aku mau gimana ya istilahnya,,,kayak semacam meniliti eh ga deh mau tau dan membantu peserta didik yang memiliki permasalan dalam hal pendidikan ditinjau dari sebab2 psikologisnya. kalu ga gto,,, insya allah jika memang allah mengijinkan saya untuk terus menempuh pendidikan yang setinggi-tingginya mau ambil s3(aamiin) tentang perencanaan pembelajaran,,,yaaa,,,pokonya yang aku pinginin ga jauh2 dari bidang pendidikan dech,
  4. keempat, aku punya mimpi buat mendirikan Lembaga Bimbingan Belajar,,,kenapa??? (kok pendidikan mulu yaaa hehehe) yaaa pengennya bisa menyalurkan ini buat temen2,,salah satunya buat peserta didik lewat bimbingan belajar ini. yaaa disadari atau tidak memang pendidikan formal tidak cukup, bukannya tidak cukup tapi kurang memenuhi kebutuhan peserta didik. di sekolah guru hanya sekedar menjelaskan materi ajar yang sesuai dengan apa yang sudah ada di silabus dan rpp. nah peserta didiknya sendiri kan memiliki karakteristik yang beda-beda,jadi mengajar itu memang susah-susah gampang. nah mimpinya kalu mosal allah menijinkan saya untuk memilikilembaga bimbingan belajar sendiri bisa membantu peserta didik untuk memenuhi kebutuahn materi ajar yang sesuai dengan materi ajar pada tinkat mereka begtooo... selain itu juga,,,misal kalu bimbingan belajarnya itu bisa berkembang pesat kan juga bisa membantu dalam masalah lapangan pekerjaan,,,terutama bagi mahsiswa-mahasiswa calon pendidikan seperti saya ini,,,biar bisa belajar mandiri bukancuma menyandang gelar mahasiswa tapi mahasiswa sukses. sekedar share aja soalnya pernah tu ada temen bilang sebenarnnya anak kuliahan itu ladangnyaorang2 pengagguran,,,liat aja kalu liburan,,,banyakyang jadi pengangguran sukses xixixi,,naudzubillah smoga itu tidak benar yak,,kita jadi mahasiswa memang buat belajar, cari ilmu buat sukses kedepannya insya allah aamiin,,
  5. kelima, aku punya mimpi jadi petani sukses,,aneh yaa kedengarnya,,,kalu banyak orang bermimpi jadi bos gto kenapa saya kok kepingin jadi petani??? eitss,,,tunggu dulu,,,bukan sekedar petani lhoo,,tapi PETANI SUKSES  aamiin ya allah,,,jadi memang menurut saya sekarang ini petani itu memiliki prospek yang bagus di depan. kenapa??? yaa sekarang lihat saja faktanya sawah2 sudah mulai berubah menjadi lahan perumahan dan pertokoan,,yang secra otomatis kan lahan untuk pertanian semakin berkurang,,nah sementara kita tahu bahwa untuk pangan khusunya beras saja di indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. musti ngimpor  dari luar negeri juga kan..nahhh,,,hayoooo,,,bukannya itu bisa jadi prospek yang lumayan.
  6. keenam, aku punya impian untuk menjadi  istri yang baik bagi suamiku kelak dan ibu yang baik untuk anak-anak ku kelak,,,jauh dari hal-hal yang bersifat dunia luar bagi saya keluarga adalah hal yang sangat berarti. dukungan mereka, keberadaan mereka merupakan hal yang tak bisa di ganti dengan banyak materi sekalipun. saat ini mungkin saya merasa jika memang kelurga saya tak sempurna seperti keluarga mereka,,,tapi saya berdoa semoga allah kelak menggantinya dengan keluarga baru yang lebih baik dari sekarang. suami sebagai imam yang soleh, bertanggung jawab, penuh kasih sayang serta anak-anak yang soleh dan solehah aamiin.
  7. Ketujuh, aku punya impian pengen punya sawaaah yang luuaaass,,mau aku tanamin padi kalu ga gtu aku tanamin tebu hihihi,,yaaa tujuannyaaa pastinya ga jauh dari apa yaa,,,kalu dibilang hasil sich ya bukan sepenuhnya hasil,,,kan ga selamanya bertanan itu berhasil,,kadang kala ada juga yang gagal panen gtu,,,yaaaa beerharap dengan punyanya aku sawah itu kan ga mungkin kalu aku kerjain sendiri,,nah brarti kan menyerap tenaga kerja juga,,,jadi semoga bisa membawa berkah dan rizki bagi saya, keluarga dan orang lainnya aamiin,,,
  8. Kedelapan, pengen punya kebun kelapa sawi. kenapa??? alasannya sama kayak yang ketujuh tadi.

uhmmmm,,,masih banyak mimpi yang belum saya tulis disini,,,

Jumat, 02 November 2012

Lakukan Ini Saat Wawancara Kerja


Ghiboo.com - Tahukah Anda, sebuah penelitian yang dilakukan UCLA mengungkapkan bahwa lebih dari 55 persen komunikasi berasal dari bahasa tubuh, dan hanya 7 persen saja yang berasal dari kata-kata?

Bukan hanya itu, penelitian yang sama juga mengindikasikan bahwa banyak yang tak memahaminya.

Terkejut dengan fakta yang Cosmo berikan di atas? Bayangkan betapa banyak hal yang terungkapkan mengenai diri sendiri bahkan saat Anda tak menyadarinya sama sekali.

Atau sebaliknya, bayangkan betapa sia-sianya ratusan kata-kata yang Anda ucapkan tanpa didukung oleh bahasa tubuh yang sesuai.

Oleh karena itu, berikut beberapa rahasia bahasa tubuh yang mungkin bisa membantu untuk menghadapi wawancara kerja,
memuluskan langkah ke jenjang karier berikutnya, hingga kesuksesan di kehidupan sosial.
Saat Wawancara Kerja

Perhatikan baik-baik bahasa tubuh Anda agar memberikan kesan yang impresif selama wawancara berlangsung.
1. Jabat tangan. Semua orang tahu bahwa jabat tangan adalah elemen penting dalam menciptakan kesan pertama. Berikan jabatan yang tegas dan kuat untuk menunjukkan bahwa Anda yakin dan percaya diri.
2. Jangan menyilangkan lengan dan kaki. Posisi tubuh seperti itu menunjukkan posisi defensif. Pastinya bukan kesan yang ingin Anda berikan kepada calon bos kan, dear?
3. Duduk atau berdiri dengan kaki terbuka lebar. Memang sih, posisi ini tak memberi kesan defensif, tapi sebaliknya Anda terlihat terlalu percaya diri. And that's not good either.
4. Pastikan tangan dan kaki Anda tetap relaks. Gerakan tangan dan kaki yang berlebihan bisa memberikan tanda bahwa Anda sedang gelisah dan deg-degan. Coba letakkan tangan di atas pangkuan agar lebih relaks, dan cegah agar kaki tidak banyak bergerak.
5. Kursi putar. Jika kebetulan duduk di kursi yang bisa berputar, pastikan bahwa Anda tidak memainkannya ke kiri dan ke kanan. Selain distracting, aktivitas itu juga menunjukkan bahwa Anda sebenarnya sedang nervous.
6. Nada suara. Perhatikan kualitas nada suara Anda. Jangan sampai terdengar monoton, atau terlalu ekstrem dan annoying. Sembunyikan kegelisahan Anda agar suara terdengar meyakinkan dan tenang. Tip paling mudah: hirup napas dalam-dalam sebelum mulai bicara.
7. Awasi juga bahasa tubuh si pewawancara. Yap, Anda pun harus bisa membaca bahasa tubuh orang yang mewawancarai Anda. Dengan begitu, Anda bisa tahu apakah sebetulnya ia benar-benar tertarik atau tidak. Lalu, Anda tinggal menyesuaikan diri.
8. Telapak tangan menghadap ke atas. Gestur sederhana seperti ini memiliki makna yang cukup dalam, lho. Tandanya, Anda adalah orang yang friendly dan terbuka. Sebaliknya, telapak tangan yang menghadap bawah mengatakan bahwa Anda memiliki sifat dominan atau agresif.
9. Mata fokus. Memicingkan mata sambil melihat-lihat sekeliling ruangan memberi kesan pada pewawancara bahwa Anda tidak jujur, atau sama sekali tak nyaman.
10. Aktif menyimak. Dengar baik-baik apa yang disampaikan pewawancara. Buat kontak mata, anggukkan kepala saat ia berbicara, dan sesekali ucapkan kata-kata singkat, seperti "ya" atau "I see" meskipun mungkin Anda tak paham benar dengan apa yang disampaikannya.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan Indonesia Juli 2012)

5 Film yang Memberi Nasihat Karir yang Baik

Film No. 5 — Viola Davis dalam ‘The Help’
Karakter yang diperankan Viola, Abilane Clark, menggambarkan wanita yang berhasil bertahan di sebuah lingkungan yang penuh fanatisme dan penindasan dengan kepercayaan diri yang luar biasa juga elegan. Tapi, ketika atasannya yang kejam dan suka merendahkan melakukan penindasan yang sudah keterlaluan, Abilene menemukan kekuatan dan akhirnya bangkit melawan.

Pelajaran: Jika atasan mencoba membuat Anda merasa tidak berharga, Anda tidak harus terus menerima perlakuan itu. Hadapi dengan bermartabat, penuh keyakinan dan berkelas. Tidak ada pekerjaan yang sebanding dengan perlakuan seperti itu.
Film No. 4 — Sigourney Weaver dalam ‘Alien’
Di dalam sebuah bencana global, karakter yang diperankan Sigourney dengan berani melawan ratu alien yang menakutkan, dan berujar dengan kutipan terkenal, "Get away from her, you B…!" 
Pelajaran: Saat merasa masalah Anda terlalu sulit diatasi, apakah gara-gara alien raksasa yang ingin menghancurkan dunia atau pelecehan di tempat kerja, film itu menunjukan bahwa jauh di dalam diri kita, semua orang memiliki kekuatan untuk menghadapi apa pun. Orang yang tidak diperhitungkan dapat menjadi pemenang.
Film No. 3 — Holly Hunter dalam ‘Broadcast News’
Karakter yang diperankan Holly, Jane Craig, adalah orang yang cemerlang, wanita ambisius di dalam dunia Television News yang didominasi kaum pria. Di bawah tekanan sehari-hari yang luar biasa dari pengaturan ego, banyaknya opini-opini, pekerjaan berat dalam membuat sebuah program TV yang bagus serta kehidupan pribadi yang bermasalah, Anda dapat melihat karakternya menyendiri di kamar mandi hanya untuk menangis. Tak terkalahkan, dia mengumpulkan rasa percaya dirinya dan bangkit untuk tampil dalam performa terbaik, hal yang membuat kagum rekan-rekan prianya.

Pelajaran: Menangislah walaupun hanya sesaat. Anda tidak harus menjadi wanita super. Jika merasa masalah yang Anda alami terlalu besar, tidak masalah untuk menyalurkan emosi secara tertutup. Lalu fokuskan diri Anda, kembali bekerja dan tunjukan kepada mereka bagaimana Anda menyelesaikan pekerjaan dengan baik!

Film no.2 — Meryl Streep di ‘The Devils Wears Prada’
Di dalam film ini kita melihat karakter Anne yang anti-fashion mengejek Miranda Priestly ketika berdebat soal dua ikat pinggang berwarna biru yang serupa. Bukannya tersinggung atau marah, Miranda malah dengan tenang dan secara teratur menjelaskan tentang rumitnya industri fashion, yang secara cemerlang mengungkapkan ketidaktahuan Anne di ruangan tersebut.

Pelajaran: Hilangkan kesombongan. Ikuti nasihat atasan Anda, terkadang Anda tidak mengetahui apa pun.

Film No. 1 — Frances McDormand dalam ‘Fargo’
Dalam dunia kerja yang suram, karakter yang diperankan Frances tidak pernah kehilangan selera humornya serta mampu menyeimbangkan kehidupan di rumahnya sambil mengetahui dengan pasti apa yang terjadi di tempat kerja. Namun, alasan mangapa film ini menjadi pilihan pertama Christy adalah adegan ketika karakter itu mewawancarai karakter yang diperankan oleh William H Macy saat berada di tempat penjualan mobil.

Berbicara dengan lembut dan dalam keadaan hamil besar, sebuah penampilan yang dapat dianggap sebagai kelemahan di dalam lingkungan kerjanya, tetapi karakter Frances malah menggunakannya sebagi keuntungan untuk mendapatkan apa yang ia butuhkan dari orang yang diwawancarai.

Pelajaran: Anda tidak harus menjadi agresif untuk mendapatkan hal yang Anda inginkan. Terkadang dengan menjadi sopan dan membiarkan orang lain menurunkan pertahanan mereka bisa lebih efektif dibandingkan dengan memaksa mereka.
 Lima Cara Mengatur Waktu Anda

Oleh Holly Corbet Redbook | Work + Money


Apakah Anda merasa sama sekali tidak dapat menyelesaikan tugas-tugas Anda? Berikut ini tips dari seorang perencana ternama.

Jika Anda dapat merencanakan hari sempurna Anda, apa yang akan Anda lakukan? Mungkin Anda akan mengambil kelas yoga, menghabiskan waktu satu jam lebih lama bersama suami di atas tempat tidur, atau membaca buku yang sudah lama Anda ingin selesaikan.

Kunci untuk membuat hari impian Anda menjadi kenyataan adalah dengan mengubah pola pikir Anda mengenai waktu.

Dr. Samantha Sutton, wakil presiden dan direktur program dan seminar The Handel Group, sebuah kelompok pelatihan yang membantu orang belajar untuk merencanakan kehidupan mengatakan, “Waktu adalah sebuah medium yang kita jalani, dan kita perlu memperlakukannya secara bertanggungjawab guna memanfaatkannya maksimal.”

Dr. Sutton mengatakan, kita cenderung meremehkan berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk dapat menyelesaikan sebuah tugas. Atau kita berbohong mengenai waktu, seperti ketika berkata pada teman kita bahwa kita dapat bertemu dengan mereka pada jam kosong kita, pada pukul lima tepat, namun kita malah tidak bisa meninggalkan kantor sampai pukul lima.

Dan kita sering mengatakan “kita tidak punya waktu,” padahal kita sebenarnya takut menghadapi tugas dan tidak memiliki jalan keluar untuk menyelesaikannya. Untuk memenuhi segala hal yang penting bagi Anda, Anda harus meninjau kembali hubungan Anda dengan menit-menit berharga  yang telah Anda lalui. Rahasiannya, kata Dr. Sutton, adalah dengan memilikinya.

Mulailah dengan mengatakan kebenaran. Jika Anda merasa belum tepat waktu, tampaknya Anda belum bisa jujur pada orang lain dan diri Anda sendiri tentang berapa waktu yang Anda butuhkan dan berapa waktu sebenarnya yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan tugas. “Anda mungkin tahu di dalam hati Anda, Anda tidak bisa menyelesaikan sebuah laporan untuk atasan Anda dalam satu jam, tapi Anda malah mengatakan bahwa tugas tersebut akan ada di atas meja atasan Anda tidak lama lagi. Kita terbiasa berbohong mengenai waktu dan sebenarnya itu membuat kita semakin tidak akrab berhubungan dengan waktu.”

Langkah pertama adalah dengan memberikan waktu lebih banyak daripada yang Anda perkirakan sebelumnya untuk menyelesaikan tugas tersebut. Contohnya, jika Anda pikir Anda butuh waktu satu jam untuk pulang ke rumah, maka beri diri Anda waktu satu jam dua puluh menit. Memberi Anda  sebuah “tambahan waktu” dapat membantu melatih kembali otak Anda sehingga memperkirakan waktu akan menjadi suatu hal yang alamiah.

Taati jadwal. Hal ini tampaknya terdengar sederhana, namun secara harfiah merencanakan waktu secara tepat dapat membuat Anda bisa mengendalikan waktu. Tidak masalah jika Anda membuat kalender online atau menggunakan jadwal harian kuno, tapi berlatihlah sesuai batasannya. Luangkan waktu dari pukul 8.00 sampai pukul 9.00 pagi untuk membalas email, dan berhenti tepat pada pukul 9.00 kemudian lanjutkan lakukan hal lain yang ada dalam daftar Anda.

Mulailah dengan hal kecil, seperti menjadwal kegiatan dalam selang waktu tiga jam, dua kali dalam sepekan. Untuk beberapa jam, berlatihlah melakukan hal sama persis seperti jadwal. “Merencanakan selama satu pekan dan menjalankannya sesuai jadwal akan sangat sulit, karena kita tidak melatihnya sama sekali. Sama seperti ketika Anda berlatih untuk marathon, Anda juga harus mengambil langkah kecil ketika mengatur waktu Anda sehingga Anda tidak menempatkan diri Anda dalam kegagalan,” kata Dr. Sutton.

Perkenalkan konsekuensi. Anda terus-menerus lupa untuk menjemput anak dari tempat penitipan, namun entah bagaimana Anda mampu tiba ke bandara satu jam lebih awal untuk mengejar pesawat. Kenapa? Karena ada konsekuensi tegas jika terlambat: Anda akan ketinggalan pesawat.

Pada situasi di mana hukuman keras untuk keterlambatan tidak ada, beri diri Anda ganjaran untuk menjadi tepat waktu, seperti membayar sejumlah denda setiap menit keterlambatan Anda, dan mendonasikan dana tersebut untuk amal setiap akhir bulan. “Sangat mengagumkan bagaimana Anda akan mulai tepat waktu karena sebenarnya Anda akan merasakan dampak dari tindakan Anda,” kata Dr. Sutton.

Luangkan waktu untuk selesaikan yang tertunda. Ambil contoh ketika Anda belanja berlebihan dengan kartu kredit, jadi Anda menunda membayar tagihan karena Anda tidak mau memikirkannya. Namun, Anda akhirnya akan mengkhawatirkan hal tersebut saat Anda berbelanja ataupun memasak makan malam. “Semakin lama Anda menunda melakukan sesuatu, semakin banyak energi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas tersebut,”  kata Dr. Sutton. “Itu karena otak kita hanya memiliki kapasitas terbatas pada hal yang kita fokuskan, sehingga sepanjang haru Anda akan mengkhawatirkan tagihan di kepala Anda, padahal Anda bisa menghabiskan energi tersebut untuk sesuatu yang menyenangkan seperti bermain dengan anak Anda.”

Untuk memberikan ruang kosong bagi otak sehingga Anda bisa fokus lebih baik pada tugas Anda, jadwalkanlah dua jam sepekan untuk mengerjakan tugas yang tertunda tersebut.  Saat Anda tiba-tiba teringat memiliki janji dengan dokter hewan atau menjual baju di eBay, kirim sebuah pesan teks pengingat kepada diri Anda sendiri untuk dilihat saat waktu luang tersebut. “Hal ini mengurangi tingkat stres karena memikirkan penundaan yang Anda lakukan karena Anda sudah tahu bahwa Anda bisa melakukan itu di lain waktu. Hal ini dapat membantu Anda menjadi lebih produktif dan menikmati momen tersebut,” kata Dr. Sutton.

Publikasikan. Jika Anda mengatakan pada tetangga, Anda akan datang pada pukul 9.00 dan bukan “akan datang pagi-pagi” untuk membantunya menjual barang bekasnya, kemungkinan Anda akan tepat waktu. “Orang-orang di sekitar Anda dapat menjadi pendukung paling besar bagi Anda dalam membantu Anda menguasai waktu bahkan jika mereka tidak melakukan apapun,“ ujar Dr. Sutton.

“Mengatakan pada orang lain tentang kapan atau berapa lama Anda akan melakukan sesuatu membuat Anda akan lebih menepati batas waktu tersebut karena Anda terbeban untuk bertanggungjawab atas janji tersebut.” Terkadang sedikit tekanan dari teman-teman yang dewasa sebenarnya merupakan hal yang baik.